NTB, 5 Maret 2025 – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., bersama Wakil Gubernur Hj. Indah Damayanti Putri, S.E., M.IP., menyampaikan pidato penting dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB yang digelar hari ini. Pidato tersebut menegaskan visi dan misi kepemimpinan mereka serta program prioritas yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis. Ia menekankan bahwa janji kampanye akan menjadi tolok ukur utama keberhasilan pemerintahannya selama satu periode mendatang.
“Janji kampanye sudah diucapkan, itulah satu-satunya alat ukur lima tahun mendatang. Seperti janji kampanye kami, dalam lima tahun ke depan, kita akan bersama-sama berjuang merealisasikan visi NTB Makmur Mendunia melalui tujuh misi, sepuluh program unggulan, dan tiga isu prioritas, yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan menjadikan NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia,” ujar Gubernur dalam pidatonya.
Tujuh Misi Gubernur
Lebih lanjut, Gubernur merinci bahwa tujuh misi yang akan dijalankan mencakup:
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
- Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai pilar pembangunan manusia.
- Membangun infrastruktur yang merata dan berkeadilan.
- Meningkatkan daya saing sektor pertanian, perikanan, dan industri berbasis lokal.
- Memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
- Mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan yang berbasis budaya dan lingkungan.
- Menjaga ketahanan sosial dan keamanan daerah sebagai fondasi pembangunan yang stabil.
Sepuluh Program Unggulan LMI
Selain itu, sepuluh program unggulan yang akan dijalankan mencakup:
- Program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.
- Peningkatan layanan kesehatan berbasis digital.
- Revitalisasi sektor pertanian dengan teknologi modern.
- Pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif.
- Pengembangan kawasan wisata unggulan.
- Penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak.
- Digitalisasi layanan pemerintahan untuk kemudahan akses masyarakat.
- Penguatan ketahanan pangan melalui ekosistem pertanian terpadu.
- Pengembangan energi terbarukan untuk keberlanjutan lingkungan.
- Peningkatan kesejahteraan tenaga kerja dan buruh.
Tiga Issue Prioritas
Dalam pidatonya, Gubernur juga menyoroti tiga isu prioritas yang harus segera ditangani: pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia. Menurutnya, ketiga isu ini menjadi landasan utama dalam membangun NTB yang lebih maju dan berdaya saing.
“Kita harus bekerja keras untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem. Kita juga harus memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas untuk semua. Di sisi lain, NTB memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, dan ini harus kita optimalkan agar menjadi destinasi unggulan di tingkat global,” tambahnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat NTB dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang telah dicanangkan.
Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB ini menjadi momen penting dalam perjalanan pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Dukungan serta sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat pencapaian program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat NTB secara menyeluruh. (san).



