Jakarta, 19 Februari 2025 — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan konsultasi mengenai kebijakan nasional dalam peningkatan mutu infrastruktur produksi perikanan di daerah.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi II, Gina Adriani, bersama Wakil Ketua, Asnah Madilau, S.H., Sekretaris Komisi, Sudarmon, serta anggota komisi lainnya, Selvy Novia Rahmayani, S.H., Mira Isnaini, dan Khalid Bin Walid. Mereka turut didampingi Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kota Bima, Puji Fitri Andi, S.S.T., M.T., beserta staf, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima bersama jajarannya.
Rombongan diterima oleh Sekretaris Direktorat Penguatan Daya Saing KKP RI, Agus Wijatmoko, beserta jajaran, di Ruang Rapat Mutiara, lantai 14 Gedung KKP. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu strategis seperti penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan, program ekonomi biru, ketahanan pangan nasional, serta rencana pembangunan Kampung Nelayan/Budidaya Modern sebagai upaya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Pihak KKP RI juga menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2025 yang difokuskan pada kawasan produksi pangan akuatik nasional, termasuk penguatan infrastruktur produksi perikanan, pengelolaan konservasi, pengawasan sumber daya kelautan, serta pemberdayaan masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bima,Gina Adriani, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar pengembangan fasilitas pendukung Cold Storage berkapasitas 30 ton di wilayah Kolo dapat segera dimasukkan ke dalam program prioritas KKP RI. Menurutnya, cold storage yang telah dilakukan uji coba pada Desember 2022 ini memiliki peran vital dalam menunjang kesejahteraan nelayan dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir Kota Bima. Namun, kapasitas tampung yang terbatas membuat para nelayan masih menghadapi kendala dalam menyimpan hasil tangkapan mereka.
Melalui kunjungan ini, Komisi II berharap adanya sinergi antara program daerah dan kebijakan nasional, terutama dalam penguatan sektor perikanan sebagai potensi unggulan Kota Bima. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Februari 2025 pukul 09.00 WITA tersebut berjalan dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif. (san)




