Gubernur NTB Pastikan Kuota Elpiji Subsidi Tidak Berkurang, Minta Distribusi Diperbaiki

MATARAM, Media Baru NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat memastikan tidak ada pengurangan kuota gas Elpiji 3 kilogram untuk wilayah NTB. Penegasan tersebut disampaikan setelah menerima laporan dan koordinasi dari Anggota DPRD NTB, Abdul Rauf, ST., MM., terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai kelangkaan gas subsidi di Kota dan Kabupaten Bima.

Abdul Rauf mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Gubernur NTB setelah menerima banyak laporan mengenai sulitnya mendapatkan Elpiji 3 kilogram di tingkat masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTB langsung melakukan koordinasi dengan Pertamina dan PT Pertamina Patra Niaga guna memastikan kondisi stok dan distribusi Elpiji subsidi di daerah.

“Alhamdulillah, Pak Gubernur merespons dengan sangat baik. Beliau bahkan telah berkoordinasi dengan Pertamina dan Patra Niaga untuk memastikan kondisi ketersediaan stok,” kata Abdul Rauf.

Dari hasil koordinasi tersebut, diperoleh informasi bahwa kuota Elpiji subsidi untuk NTB tidak mengalami pengurangan. Ketersediaan stok dinyatakan masih sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan tidak adanya pengurangan kuota, persoalan kelangkaan yang terjadi di lapangan diduga lebih disebabkan oleh masalah tata kelola distribusi dan pengawasan yang belum berjalan optimal.

“Pak Gubernur menjamin bahwa tidak ada pengurangan kuota gas Elpiji untuk daerah kita. Artinya, masalah yang perlu dibenahi adalah distribusinya agar benar-benar tepat sasaran dan mudah diakses masyarakat yang berhak,” jelas Abdul Rauf.

Pemerintah Provinsi NTB berharap pemerintah kabupaten dan kota dapat memperkuat pengawasan terhadap distribusi Elpiji subsidi agar tidak terjadi penyimpangan, penimbunan, maupun praktik penjualan di atas harga yang telah ditetapkan.

Langkah koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, Pertamina, dan pihak terkait dinilai penting untuk memastikan program subsidi energi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil, terutama rumah tangga miskin, pelaku UMKM, dan kelompok rentan lainnya.

Dengan adanya kepastian bahwa kuota Elpiji subsidi tetap tersedia, pemerintah kini fokus pada upaya memperbaiki sistem distribusi agar pasokan gas bersubsidi dapat menjangkau masyarakat secara merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah NTB, termasuk Kota dan Kabupaten Bima. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *