Kota Bima, Media Baru NTB – Komitmen dalam membantu masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi NTB, Abdul Rauf. Politisi tersebut turun langsung meninjau proses renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kampung Sigi, Kelurahan Paruga, Kota Bima, Minggu (31/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Rauf tidak hanya melihat perkembangan pembangunan rumah yang sedang direnovasi, tetapi juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp3 juta untuk membantu kebutuhan tambahan biaya renovasi.
Menurutnya, setiap warga berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman. Karena itu, perhatian terhadap masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Saya ingin memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga penerima manfaat. Semoga bantuan ini dapat membantu mempercepat proses renovasi sehingga rumah ini segera dapat ditempati dengan lebih nyaman,” ujar Abdul Rauf.
Selain meninjau lokasi renovasi, Abdul Rauf juga berdialog dengan warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi dan kebutuhan pembangunan di lingkungan Kelurahan Paruga, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan hingga berbagai kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur pemerintah kelurahan, di antaranya Lurah Paruga, Sekretaris Lurah, Ketua RW, pendamping program bedah rumah, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kunjungan tersebut.
Abdul Rauf menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi.
“Pembangunan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, saya akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi,” tegasnya.
Sementara itu, warga Kampung Sigi menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian yang nyata, sekaligus memberikan semangat bagi keluarga penerima manfaat yang rumahnya sedang direnovasi.
Masyarakat berharap program perbaikan rumah tidak layak huni dan berbagai bentuk bantuan sosial bagi warga kurang mampu dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat pembangunan.




