Kota Bima, MediaBaruNTB – Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, menegaskan dukungannya terhadap kelanjutan pembangunan proyek drainase primer yang merupakan bagian dari Program National Urban Flood Resilience Program (NUFReP). Program yang didukung pendanaan internasional tersebut dinilai sangat penting dalam memperkuat sistem pengendalian banjir dan meningkatkan ketahanan Kota Bima terhadap bencana hidrometeorologi.
Menurut Syamsurih, proyek drainase primer dan pembangunan kolam retensi menjadi kebutuhan mendesak bagi Kota Bima yang selama ini masih menghadapi ancaman banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Ia mengingatkan bahwa pengalaman banjir bandang tahun 2016 yang menyebabkan kerugian besar harus menjadi pelajaran penting agar upaya mitigasi terus diperkuat.
Ketua DPRD menilai program NUFReP merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dan mitra pembangunan internasional terhadap Kota Bima. Karena itu, seluruh pihak diharapkan memberikan dukungan agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program pengendalian banjir ini sangat strategis bagi masa depan Kota Bima. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan besar yang diberikan pemerintah pusat dan para mitra pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian berbagai aspek pendukung, termasuk kebutuhan lahan dan koordinasi lintas sektor, agar pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tidak mengalami hambatan. DPRD, kata Syamsurih, akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat.
Selain pembangunan drainase primer, program NUFReP juga mencakup pembangunan kolam retensi di kawasan Amahami dan Taman Ria yang diharapkan mampu mengurangi risiko genangan dan banjir di sejumlah wilayah Kota Bima. Proyek tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem pengendalian banjir yang lebih terintegrasi.
DPRD Kota Bima berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Bima yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan dalam menghadapi ancaman bencana banjir di masa mendatang. (Redaksi MediaBaruNTB)




